Kelas IV Tema 1 (Indahnya Kebersamaan) Subtema 1 (Keberagaman Budaya Bangsaku) Pembelajaran 1

Kelas IV 
Tema 1 (Indahnya Kebersamaan) 
Subtema 1 (Keberagaman Budaya Bangsaku) 
Pembelajaran 1

1. Muatan Bahasa Indonesia

        Setiap bacaan biasanya terdiri atas beberapa paragraf. Setiap paragraf memliki gagasan pokok yang diperkuat oleh gagasan pendukung.
Gagasan pokok adalah ide utama yang dibahas dalam suatu bacaan, bisa berupa kalimat inti atau pokok paragraf.
Gagasan pendukung adalah uraian atau tambaha informasi untuk gagasan pokok.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menentukan gagasan pokok setiap paragraf.
1. Bacalah paragraf dengan cermat!
2. Cermati kalimat pertama hingga terakhir!
    -     Apakah kalimat pertama merupakan gagasan pokok atau gagasan pendukung? Apakah kalimat kedua yang merupakan gagasan pokok? Teruslah membaca kalimat demi kalimat hingga gagasan pokok paragraf ditemukan.
    -     Ingat, gagasan pokok sebagai isi atau inti paragraf dapat terletak di awal, akhir, awal dan akhir, atau di seluruh paragaf.

2. Muatan IPS

Keragaman budaya, etnis, agama sebagai identitas bangsa Indonesia.

Suku Sasak

a. Pakaian adat



    Pakaian adat suku sasak terbagi dalam dua bagian yakni pakaian adat wanita disebut Pakaian Lambung dan pakaian pria disebut Pakaian Pegon. Pakaian ini ini biasanya digunakan saat menyambut kedatangan tamu dan saat melaksanakan upacara adat Mendakin atau Nyongkol.

b. Bale Lumbung



    Bentuk bangunan ini berupa rumah panggung dengan ujung atap yang melebar dan runcing. Jarak atap ke tanah hanya sekitar 1,5-2 meter dengan diameter 1,5-3 meter. Bangunan ini berfungsi sebagai lumbung atau ruang penyimpanan hasil panen.

c. Tari Gandrung 



    Tari Gandrung merupakan tarian yang dilakukan secara berpasangan antara penari wanita dan pria. Tari Gandrung mirip dengan Tari Gandrung Jawa Barat dan Bali namun ciri khas Tari Gandrung dari suku sasak yakni kostum, gerakan, dan penyajian pertunjukkan.

Suku Samawa

a. Pakaian adat 

    Pakaian adat wanita Sumbawa berupa Lamung Pane untuk bagian atas dan Tembe Lompa untuk bagian bawah. Lamung  Pane merupakan baju sejenis kebaya berlengan pendek  dari kain halus, sedangkan tembelompa merupakan kain songket yang disebut Krealang. Sementara itu, untuk laki—laki mengenakan Lamung (jas tutup berlengan panjang) dan Saluar Belo (celana panjang). Kemudian dihias dengan Pabasa Alang (Selendang Songket)yang berfungsi sebagai dodot. Bagian kepala memakai ikat kepala atau sapu’.

b. Rumah Adat Dalam Loka

    Rumah Adat Dalam Loka adalah kediaman raja-raja yang berasal dari Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Rumah Dalam loka ini peninggalan Kerajaan Sumbawa. Istana Dalam Loka dibangun pada tahun 1885 oleh Sultan Muhammad Jalalludin III.Dalam loka berdiri dengan ditopang oleh 99 tiang, jumlah yang sama dengan Asmaul Husna. Hal ini sengaja dilakukan agar rumah berdiri dengan kuat.

c. Tari Nguri

    Tarian Nguri dibawakan secara kelompok oleh penari wanita. Tarian ini menggambarkan keramahtamahan masyarakat Suku Samawa yang dicurahkan dalam bentuk gerakan tarian. Tarian Nguri merupakan tarian sebagai bentuk penghormatan dan dukungan rakyat kepada Raja Sumbawa yang telah memimpin dan menciptakan kemakmuran bagi Rakyat Sumbawa.

Suku Mbojo

a. Pakaian Adat



    Pakaian adat dari Bima terbilang cukup unik yang dinamakan Rimpu Cala yang desainnya mirip dengan hijab, yang terdiri dari 2 helai kain sarung. Selain Rimpu Cala, adala lagi yang tak kalah unik yaitu Rimpu Mpida, cara penggunaan Rimpu Mpida ini seperti menggunakan cadar, dipasang seperti rimpu Cala namun hanya kain bagian mata yang terbuka.

b. Uma Lengge



    Uma lengge merupakan salah satu peninggalan asli nenek moyang suku Bima. Berada di 3 lokasi yang berbeda yaitu pertama di Desa Maria Kecamatan Wawo, Desa Mbawa Kecamatan Donggo dan di Desa Sambori Kecamatan Lambitu. Uma berarti rumah dan Lengge berarti mengerucut atau pucuk yang menyilang.

c. Tari Bongi Monca



    Nama Bongi Monca berasal dari Bahasa Mbojo yakni Bongi atau “beras” dan Monca “kuning” karena saat melakukan tarian ini ditaburkan beras kuning maka tarian ini dinamakan tarian Bongi Monca. Tari Bongi Monca merupakan tarian selamat dating atau penyambutan tamu, tarian ini dilakukan secara berkelompok oleh penari wanita dengan lemah lembut.

Agama

1. Islam 

    Islam adalah agama dengan jumlah penganut terbesar di Indonesia. Dengan presentase 87,2%, saat ini ada lebih dari 207 juta muslim di Indonesia. Tempat ibadahnya adalah masjid dengan kitab suci Al-Quran.

2. Kristen Protestan

   Agama Kristen Protestan muncul setelah protes Marthin Luther pada 1517 dan berkembang di Indonesia mulai abad ke - 16. Tempat ibadah Kristen Protestan adalah gereja dan kitab sucinya adalah Al-Kitab.

3. Kristen Katolik

    Kristen Katolik di Indonesia berawal dari kedatangan bangsa Portugis ke kepulauan Maluku, dan orang Maluku adalah yang pertama menjadi Katolik di Indonesia. Tempat ibadah Kristen Katolik adalah Gereja dan kitab suci agama ini adalah Al-Kitab.

4. Hindu

    Hindu memiliki sejarah yang paling panjang dibanding agama resmi lain di Tanah Air. Bali memiliki penganut agama hindu terbesar. Tempat ibadahnya Pura dan Kitab suci Hindu adalah Veda/Weda.

5. Buddha

    Agama Buddha merupakan agama tertua di dunia dan juga di Indonesia, yang berasal dari India. Buddha berkembang cukup baik di daerah Asia. Tempat ibadah Agama Buddha Vihara dan Kitab suci agama Buddha adalah Tripitaka.

6. Khonghucu

    Penyebaran agama Khonghucu ke Tanah Air dilakukan oleh orang-orang Tionghoa yang merantau ke Indonesia. Shishu Wujing adalah nama kitab suci Khonghucu dan Klenteng/Litang adalah tempat ibadahnya.

Sumber : https://www.indonesia.go.id/profil/agama

3. Muatan IPA

a. Gendang 

Gendang dimainkan dengan cara dipukul.


b. Sasando khas Nusa Tenggara Timur

Sasando dimainkan dengan cara dipetik.


c. Saluang khas Minangkabau

Saluang dimainkan dengan cara ditiup.


d. Angklung khas Jawa Barat

Angklung dimainkan dengan cara digoyang.



Klik link di bawah untuk mendownload media pembelajaran untuk kelas IV Tema 1 Subtema 1 Pembelajaran 1.






Komentar